Informasi Hubungi cs@batik.or.id

Cara buat pewarna alam dari daun Indigofera

Share on Facebook
Pocket
Bookmark this on Google Bookmarks

Daun Indigofera dapat digunakan untuk bahan pewarna dalam membuat batik tulis, selain ramah lingkungan pewarna batik dari bahan alam akan menghasilkan warna yang sangat kuat dan tahan lama daun indigofera banyak dijumpai di beberapa daerah tropis di indonesia

Dahulu kala, menurut Sejarah Batik di Indonesia, pewarnaan Batik tidak dilakukan menggunakan bahan pewarna kimia/sintetis seperti beberapa proses pewarnaan sintetis yang dilakukan oleh pabrikan kain/tekstik saat ini. Pembatik jaman dahulu memanfaatkan Tumbuh-tumbuhan untuk diambil zat warna nya, sehingga sifat kain batik yang tercipta adalah ramah terhadap lingkungan maupun pada kulit manusia. Tumbuh-tumbuhan yang digunakan juga bervariasi, ada jenis-jenis tumbuhan yang diambil batangnya, kulitnya, buahnya, hingga pada daunnya.

Indigofera adalah salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk mewarnai Batik Zat Warna Alam. Kandungan zat warna yang terdapat di dalamnya memiliki karakter warna biru-hijau, tergantung fiksatornya. Proses pengambilan zat warna dari tanaman indigofera ini tidak mudah, harus melalui tahapan yang tidak sederhana. Tahapan tesebut bisa disimak pada penjelasan berikut ini :

A. BUAT DULU PASTA INDIGOFERA

Cara membuat pasta indigo : (untuk pembuatan 1kg pasta)
Pilih daun Indigo yang segar (kurang lebih 7-9kg)
rendam daun indigo segar dalam air (usahakan daun indigo benar2 terrendam air) selama 2 hari
Saring larutan yang terbentuk, tuangkan pada bak/ember yang berbeda
Masukkan Air Kapur, lalu lakukan proses pengkeburan/aerasi (bisa dilakukan dengan cara mengambil larutan dengan gayung lalu menuangkan larutan kembali ke ember dari ketinggian hingga menimbulkan buih2). Proses Pengkeburan/aerasi ini dilakukan hingga buih2 yang tercipta menghilang, dan larutan hijau berubah menjadi biru.
Kembali diamkan larutan biru yang tercipta selama satu hari hingga tercipta endapan berwarna biru pekat.
buang larutan bening diatasnya, ambil endapan berwana biru di bagian bawah yang sudah menjadi Pasta Indigo.

B. BUAT LARUTAN PEWARNA DARI PASTA

Pasta Indigo yang terbentuk sudah siap digunakan untuk mewarnai, caranya adalah sebagai berikut :
Campur 1kg Pasta indigo dengan 5lt air, larutkan
Tambahkan Kapur dan Gula Jawa / Gula Aren / Gula Legen, dll dengan perbandingan 1:1 (bisa juga 2:1, tergantung eksperimen dan arah warna yang dihasilkan) . Catatan: Gula dilarutkan dahulu dengan cara direbus dengan air secukupnya
Diamkan larutan selama setengah hari (kurang lebih 12 jam) hingga larutan berwarna hijau.
Larutan Indigo Siap digunakan untuk mencelup/mewarnai kain


Sumber : Instruction Brochure “Pewarnaan Batik Dengan Zat Warna Alam Indigo” produk Kementerian Perindustrian RI, Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta (2010)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us





Nama (dibutuhkan)

Alamat Email (dibutuhkan)

Alamat/Office

No. Telp/HP

Keperluan

Masukan Pesan

captcha

Atau silahkan kirim email ke

cs@batik.or.id

Contoh Batik Pekalongan

Contoh Batik Motif Cirebon

Contoh Batik Solo

Contoh Batik Motif Laseman

Like Us Facebook

Trafficking Batik Foundation