Informasi Hubungi cs@batik.or.id

Makna Batik Wayang

Share on Facebook
Pocket
Bookmark this on Google Bookmarks

Batik laksana wayang beber ini dibuat di pembatikan Nyonya Carolina Maria Meycrde Batts sekitar tahun 1870-1880. Ny. Meyer adalah seorang wanita Indo-Belanda yang lahir di Yogya dan meninggal di Pekalongan.

Tropenmuseum di Amsterdam juga mempunyai kain kuno bermotif wayang yang menceritakan cerita Panji. Namun yang ditampilkan dalam batik Ny. Meyer ini adalah cerita wayang yang diilhami kakawin Arjuna Wiwaha karangan Mpu Kanwa seki tar tahun 1030, yaitu pada masa pemerintahan Raja Airlangga (10191042) di Jawa Timur.

Menarik sekali bahwa selain tokoh-tokoh wayang, lengkap dengan gunungannya, pada kain ini kita melihat tumbuh-tumbuhan seperti manggis dan juga burung hong dan burung lain, serta kalajengking, kaki seribu, capung, laba-laba, cecak, kelelawar dan kupu kupu yang ukurannya tidak proporsional dibandingkan dengan ukuran manusia dan dewa di kain itu. Walaupun motif utama pada kain ini diberi warna biru dari bahan indigo dan dibuat di Pekalongan, tetapi warna merah tepinya dibuat di Lasem. Latarnya yang putih tua diberi hiasan cacahan, yaitu titik-titik yang dibuat dengan menusuk-nusukkan alat yang ujungnya berupa deretan jarum pada kain yang sudah ditutupi malam, sebelum pencelupan.

Tulisan ini di ulas dari buku Batik Pesisir pusaka Indonesia Coleksi Hartono sumarsono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us





Nama (dibutuhkan)

Alamat Email (dibutuhkan)

Alamat/Office

No. Telp/HP

Keperluan

Masukan Pesan

captcha

Atau silahkan kirim email ke

cs@batik.or.id

Contoh Batik Pekalongan

Contoh Batik Motif Cirebon

Contoh Batik Solo

Contoh Batik Motif Laseman

Like Us Facebook

Trafficking Batik Foundation